Jumat, 28 Desember 2012

KOMPLENK [Kompor Kalenk]

Kaleng...apa yang anda pikirkan ketika mendengar kata Kaleng ?? Mulai dari memikirkan bentuk, ukuran dan ciri khas dari kaleng bergentayangan memenuhi isi dalam fikiran. Semua orang pasti tau bentuk kaleng bekas minuman ringan berkarbonasi/bersoda kan..?? Ya, betul yang seperti itulah kira-kira bentuknya..hihihi


Kaleng tersebut dibuat sebagai tempat minuman bersoda agar kandungan sodanya tetap terjaga dan tidak mudah bocor. Saya yakin manteman semuanya pernah meminum atau minimalnya melihat minuman bersoda dengan kemasan kaleng kan ?? Setelah minuman itu kita minum tentu kalengnya kosong dan biasanya kita akan membuangnya. Eittss..jangan dibuang sembarangan, simpanlah di tempat sampah yaa siapa tau ada saudara kita yang suka mengumpulkan barang bekas untuk dikumpulkan dan selanjutnya dikilo ke pengepul.



Hmm..untuk apa para pengepul barang bekas sampai mau-maunya menghargai kaleng bekas dengan beberapa ribu rupiah /kg nya kepada para pencari barang bekas..?? Pasti ada tujuannya, mau dibuat apa yaa kira-kira sama mereka,..dijual kembali ke Pabrik minuman untuk diisi kembali atau dijual ke tempat yang lain untuk di olah menjadi barang baru yang berbahan baku dari Kaleng, misalkan dari kaleng dibuat menjadi cetakan Kue ??



Manteman ada yang punya ide dari Kaleng bekas minuman ini bisa dijadikan apa yaa..mainan, perabotan rumah tangga, atau karya yang bernilai seni ?? hmmm...




Waktu kemping bersama teman-teman Bikepacker salah satu dari perlengkapan BikeCampnya yaitu membawa peralatan memasak yang terkenal dikalangan teman-teman yang suka outdoor yaitu Trangia yang terdiri dari Ceret, Panci, Teflon dan termasuk di dalamnya ada Kompor mini yang berbahan Spirtus, tapi...pas tanya berapa rupiah harga peralatan memasak /setnya, ternyata lumayan juga harnganya sampai ratusan ribu rupiah. Setelah melihat dan memperhatikan kira-kira dari salah satu dari perlengkapan masak itu apa yang kita bisa buat dengan menggunakan barang bekas yang ada di sekitar kita, dan tertuju kepada Kompor Trangia tersebut. 


Melihat lubang yang menjadi sumber keluarnya api dan lubang untuk memasukan bahan bakarnya teringat kepada Kaleng minuman yang sering ditemukan begitu saja di jalan. Naaahh...bagaimana kalau Kaleng bekas minuman yang sering kita temukan dijalan itu kita buat menjadi sebuah Kompor seperti kompor perlengkapan outdoor / Trangia yang berbahan bakar Spirtus itu, setujuu ?? :)



Kira-kira apa saja yaa yang harus disediakan. Mari kita membuat Kompor dari Kaleng bersama-sama:




Tahap #1

Siapkan bahan beserta peralatan, yaitu:
- 2 buah Kaleng
- Cutter
- Pinhole/Paku/Jarum
- Gunting [untuk merapihkan potongan]
- Spidol







Tahap #2


Pertama-tama kita membuat bagian Atas kompor. Yaitu membuat lubang untuk memasukan bahan bakar dan lubang keluarnya / sumber api dengan memberi tanda dengan spidol, atur jarak antar lubang. Tanda tersebut untuk membantu memudahkan pengerjaan membuat Lubang sumber Api.




Tahap #3


Bagian yang sudah diberi tanda tadi, selanjutnya kita Lubangi menggunakan Paku. Perhatikan jarak antar lubang supaya hasilnya terlihat rapi.









Tahap #4

Buatlah lingkaran di tengah seukuran coin seribu, untuk selanjutnya dilubangi menggunakan Cutter dengan cara menekan mata pisau Cutter mengikuti lingkaran yang sudah ditandai oleh spidol sampai bolong. Tekan pelan-pelan mata pisau sambil memutar mengikuti lingkaran yang sudah ditandai. Mohon kesabaran pada tahap ini, karena kaleng bagian ini sedikit agak tebal sehingga memerlukan tenaga untuk melubanginya. Latihan sabaar...ehheeh :D


Tahap #5

Setelah selesai membuat Lubang untuk memasukan bahan bakar dan lubang sumber keluarnya Api. Selanjutnya kita potong, ukurannya disesuaikan dengan kebutuhan. Ukurlah kira-kira 3cm kemudian tekan mata pisau Cutter dan putarlah kaleng sehingga terlihat ada goresan lingkaran. Lingkaran hasil goresan Cutter ini adalah untuk memudahkan memotong.





Tahap #6

Kaleng yang sudah digores dengan Cutter, selanjutnya  kita tekan mengikuti garis sampai putus/terpisah. Hati-hati, tekan perlahan agar sobekan tidak keluar dari garis yang sudah kita buat. :)

Jika selesai pada tahap ini, maka bagian Atas Kompor yang terdiri dari lubang tempat mengisi bahan bakar dan lubang keluarnya sumber api sudah jadi.



Tahap #7


Selanjutnya kita membuat bagian Bawah Kompor yaitu bagian Alas yang berfungsi sebagai penampung bahan Bakar.

Ukur ketinggian kaleng yang akan kita jadikan bagian Alas Kompor seukuran dengan bagian Atas Kompor yang sudah kita buat tadi, kemudian tekan perlahan mata pisau Cutter sambil kaleng diputar sampai terlihat goresan dan sudah dapat kita sobek dengan cara menekannya seperti pada Tahap #6


Tetap jaga kerapihan dalam pemotongan. :)



Tahap #8
Jika sudah terlihat goresan dari mata pisau Cutter tadi sudah bisa di sobek, tekanlah perlahan mengikuti garis lingkaran yang sudah ada sampai terputus, hati-hati agar sobekan tidak melenceng dari garis.


Setelah selesai pada tahap ini, maka bagian Alas Kompor sudah jadi...:D






Tahap #9

Alhamdulillaah...kedua bagian kompor [bagian Atas dan bagian Alas] sudah jadi. Tarik nafas dulu yuuk ... hmmm.. haaaaaaahh..:D

Bagaimana perasaan manteman setelah sampai pada tahap ini ?? Senang..Ceria..Gembira...??


Guuud...:)



Tahap #10

Setelah kedua bagian kompor sudah jadi selanjutnya kita satukan. Namun sebelumnya bagian Alas kompor bagian atasnya kita cubit-cubit dahulu agar mempermudah pada proses penyatuan kedua bagian kompor.









Tahap #11

Pada tahap penyatuan kedua bagian kompor ini mohon dibarengi kesabaran yaa manteman. Ada tips agar penyatuan kedua bagian ini mudah dan rapi, bagian Alas Kompor kita tekan dengan jempol sehingga sedikit penyok. Kemudian masukan bagian Atas Kompor secara perlahan sampai kedua bagian kompor menyatu dengan dan benar-benar rapih.





Tahap #12

Tahap penyatuan dua bagian kompor selesai, kita rapihkan bagian Alas Kompor yang sebelumnya kita penyokan tadi. Caranya dengan menekan dengan ujung jari melalui Lubang tengah tempat memasukan bahan bakar (kalau dalam istilah reparasi body mobil mah di Ketok Magic, wkkwwk). Pastikan bagian Alas Kompor yang penyok tadi benar-benar sudah rapih kembali agar waktu diisi bahan bakar/spirtus nanti tidak terjadi kebocoran akibat terlalu penuh dan keluar melalui celah dari bagian Alas Kompor yang penyok tadi... :)  :: Foto hasil KetokMagic..hihi :D


Tahap #13

Selesai menyatukan kedua bagian kompor maka selanjutnya kita membuat bagian Cincin Tengah Kompor. Fungsi dari Cincin Tengah ini adalah sebagai dinding di bagian Lubang Tengah Kompor tempat memasukan bahan bakar agar si bahan bakar tertampung dengan baik.

Adapun bentuk Cincin Tengah adalah sebagai berikut, yaitu seperti yang terlihat pada Foto..hahaay
Cara membuatnya potonglah persegi panjang dengan ketinggian kira-kira 2cm atau 3cm [sesuaikan dengan ketinggian Kompor yang kita buat], sobeklah di ke dua ujungnya dan sobekan kecil dibawah sebagai jalan masuknya bahan bakar ke dalam Badan kompor waktu diisi nanti.


Tahap #14


Buatlah Cincin dengan cara menyatukan sobekan di kedua ujung tadi.










Tahap #15

Masukan Cincin ke dalam Lubang tengah bagian kompor, pastikan sobekan kecil "jalan masuk" bahan bakar pada Cincin berada di bawah. :)









Tahap #16

Alhamdulillaahirabbil'aalamiin...:)


Kompor Kalenk pun jadi.

:: Selanjutnya silakan di coba, isilah KompLenk dengan bahan bakar Spirtus dan nyalakan.






Contoh KompLenk yang sudah jadi dan dipakai untuk memasak Bubur Kacang Ijo:



Dudukan KompLenk terbuat dari Jari-jari sepeda yang di ikat dengan Kaleng sisa pembuatan Kompor dan salah satunya dibuat dengan sistem cantol yang bertujuan agar dudukan dapat di Lipat tapi tetap kokoh ketika digunakan untuk memasak.

--- Semoga Bermanfaat dan Selamat Berkarya ---

@ana_ucrit
Salam SEPEDA SEnyumPEnuhDAmai untuk semuanya :)
[] Aku Cinta Indonesia []